Hari ini saya login di facebook karena seharian ga sempat login karena sibuk banget...
begitu saya mencari group yang lagi hot di facebook ternyata group tersebut sudah ditutup.
Saya bertanya-tanya siapa sih yang menutupnya padahal pengikutnya sudah 97.000 orang walaupun tanpa uang kampanye dan tanpa ngeluarin uang sogokan... Menurut saya group ter sebut adalah salah satu sarana demokrasi rakyat Indonesia terutama rakyat yang tidak puas dengan cara-cara demokrasi yang ada. Dan menurut saya sangat fair menggunakan sarana facebook untuk berdemokrasi. Apa yang dilanggar? Etika? Mungkin sedikit kasar kata-kata di wall facebook tersebut, tapi tidak seratus persen dilakukan simpatisan grup ini dan disinyalir banyak oknum yang sengaja mengacau grup ini. (mestinya admin facebook juga memberi surat peringatan dulu, SP1, SP2, SP3 kepada Grup, baru di PHK, eh nggak ya.. admin kan otoriter).
Well... akhirnya saya temukan juga jawabannya di blog bung Hengky Harsono ternyata eh ternyata grup yang lagi berkembang ini dimatikan oleh PDI-P melalui admin facebook, alasannya adalah grup ini dianggap Black Campaign padahal... secara.... supporter group ini bukan simpatisan dari salah satu partai... kayak saya.. saya bukan simpatisan salah satu partai bahkan sampai saat ini saya belum memutuskan untuk mencontreng partai apa dan caleg yang mana...
So... Saya merasa sangat kecewa dengan ditutupnya grup yang saya anggap tempat menyalurkan aspirasi sebagian rakyat Indonesia terutama pengguna facebook. Seharusnya sebagai seorang negarawan Megawati tidak perlu melakukan tindakan "Menghalangi kebebasan berpendapat" tersebut, ada UU-nya nggak sih... (bukannya kalau ada UU-nya SOP-nya sebelum memutuskan "bersalah" harus melalui sidang? bukan pakai hakim jalanan? uh nggak tau ah... saya kan cuma lulusan "sma", nggak ngerti hukum dan undang-undang kecuali undangan...
Tapi saya masih penasaran masa' grup yang banyak penggemarnya nggak tumbuh lagi... kata pepatah mati satu tumbuh seribu... mudah-mudahan pemerintah bisa menerima aspirasi rakyat melalui facebook, buat bu megawati dan pdip semoga beliau juga bisa berbesar hati, bila sebagian besar rakyat Indonesia tidak bisa menerima kepemimpinan beliau (eh kan yang capres yang lain juga ada grup anti-nya, pada pingin mematikan grup yang anti mereka nggak sih mereka?)
Andai saja... group facebook diberi 1 (satu) suara di keanggotaan parlemen (saya pasti mencontreng untuk group FB) kan lumayan... kita bisa berdiskusi langsung dengan supporter facebook di seluruh Indonesia..
Saya yakin Suara Rakyat lebih murni tersalurkan lewat facebook karena grup facebook ini tidak perlu digaji, tidak perlu tunjangan sidang, tidak perlu tunjangan Transport, tidak perlu Tunjangan Komunikasi.... (dan yang penting tidak pernah korupsi).
Semoga grup diskusi ini selau jaya... (tambah berita nya rame tambah terkenal ya@@@@)
begitu saya mencari group yang lagi hot di facebook ternyata group tersebut sudah ditutup.
Saya bertanya-tanya siapa sih yang menutupnya padahal pengikutnya sudah 97.000 orang walaupun tanpa uang kampanye dan tanpa ngeluarin uang sogokan... Menurut saya group ter sebut adalah salah satu sarana demokrasi rakyat Indonesia terutama rakyat yang tidak puas dengan cara-cara demokrasi yang ada. Dan menurut saya sangat fair menggunakan sarana facebook untuk berdemokrasi. Apa yang dilanggar? Etika? Mungkin sedikit kasar kata-kata di wall facebook tersebut, tapi tidak seratus persen dilakukan simpatisan grup ini dan disinyalir banyak oknum yang sengaja mengacau grup ini. (mestinya admin facebook juga memberi surat peringatan dulu, SP1, SP2, SP3 kepada Grup, baru di PHK, eh nggak ya.. admin kan otoriter).
Well... akhirnya saya temukan juga jawabannya di blog bung Hengky Harsono ternyata eh ternyata grup yang lagi berkembang ini dimatikan oleh PDI-P melalui admin facebook, alasannya adalah grup ini dianggap Black Campaign padahal... secara.... supporter group ini bukan simpatisan dari salah satu partai... kayak saya.. saya bukan simpatisan salah satu partai bahkan sampai saat ini saya belum memutuskan untuk mencontreng partai apa dan caleg yang mana...
So... Saya merasa sangat kecewa dengan ditutupnya grup yang saya anggap tempat menyalurkan aspirasi sebagian rakyat Indonesia terutama pengguna facebook. Seharusnya sebagai seorang negarawan Megawati tidak perlu melakukan tindakan "Menghalangi kebebasan berpendapat" tersebut, ada UU-nya nggak sih... (bukannya kalau ada UU-nya SOP-nya sebelum memutuskan "bersalah" harus melalui sidang? bukan pakai hakim jalanan? uh nggak tau ah... saya kan cuma lulusan "sma", nggak ngerti hukum dan undang-undang kecuali undangan...
Tapi saya masih penasaran masa' grup yang banyak penggemarnya nggak tumbuh lagi... kata pepatah mati satu tumbuh seribu... mudah-mudahan pemerintah bisa menerima aspirasi rakyat melalui facebook, buat bu megawati dan pdip semoga beliau juga bisa berbesar hati, bila sebagian besar rakyat Indonesia tidak bisa menerima kepemimpinan beliau (eh kan yang capres yang lain juga ada grup anti-nya, pada pingin mematikan grup yang anti mereka nggak sih mereka?)
Andai saja... group facebook diberi 1 (satu) suara di keanggotaan parlemen (saya pasti mencontreng untuk group FB) kan lumayan... kita bisa berdiskusi langsung dengan supporter facebook di seluruh Indonesia..
Saya yakin Suara Rakyat lebih murni tersalurkan lewat facebook karena grup facebook ini tidak perlu digaji, tidak perlu tunjangan sidang, tidak perlu tunjangan Transport, tidak perlu Tunjangan Komunikasi.... (dan yang penting tidak pernah korupsi).
Semoga grup diskusi ini selau jaya... (tambah berita nya rame tambah terkenal ya@@@@)
oowwww ..... ngerti.... qu..?
BalasHapusmw situs bisnis keren g...
klik ini info lebih lanjut : www.usahaweb.com/38572.html